Spesifikasi Layanan Model Bisnis
MODEL BISNIS
Model bisnis menentukan bagaimana cara dan nilai apa saja
yang ditambahkan oleh suatu perusahaan dalam menawarkan produk maupun jasa yang
ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Model bisnis lama dengan model
bisnis sekarang atau masa kini jelas berbeda jauh, perbedaanya yaitu model
bisnis lama atau industry lama atau yg lebih dikenal dengan ekonomi
industry lebih cenderung kedalam industry sedangkan dengan Model
bisnis baru atau masa kini atau lebih dikenal dengan era informasi tidak
memerlukan banyak model besar karena situs-situs penyedia informasi sudah cukup
banyak.
Menurut Bplans, secara sederhana model bisnis dapat digambarkan menjadi tiga bagian:
- Jenis produk yang dihasilkan dan ketersediaan tenaga kerja dalam membuat produk tersebut.
- Strategi pemasaran yang dilakukan, distribusi, pengiriman, hingga proses penjualan.- Model bisnis yang baik akan melemahkan kompetitor. Jika perusahaan mampu mengetahui kelemahan model bisnis pesaing, maka perusahaan dapat segera menentukan model bisnis yang dapat menutup celah kelemahan tersebut.
- Merubah kompetitor menjadi sekutu. Hal ini sebagai akibat karena perusahaan Anda mampu mengidentifikasi kelembahan bisnis kompetitor, dan sebaliknya. Sebagai solusi, maka dibuatlah produk komplementer untuk saling melengkapi.
TIPOLOGI MODEL-MODEL BISNIS.
Tapscott et al.(2000) menggolongkan Tipologi model bisnis
secara elektronik (e-business)kedalam lima macam model berdasarkan tingkat
control ekonomis dan tingkat nilai integrasinya.
1. Agora adalah suatu e-business yang merupakan suatu tempat
diamana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan transaksi.
2. Agregasi (aggregations) adalah e-business yang
menggabungkan (Agregasi) beberapa pemasok kedalam satu buah took online yang
nyaman. (control mengorganisasikan sendiri, agregasi rendah) .
3. Aliansi (alliance) adalah kerjasama beberapa anggota untuk
mencapai tujuan teertentu. (control mengorganisasikan sendiri, agregasi
tinggi).
4. Rantai nilai (value chain) adalah jaringan integrasi
vertikal yang menambah nilai ke input berikutnya. Rantai nilai ini akan
menyampaikan bagaiman nilai-nilai kepada pelanggan yaitu nilai-nilai yang dapat
disediakan oleh perusahaan disekitar produk atau jasa yang dijual seperti :
•
Kecepatan layanan.
•
Nyaman.
•
Personalisasi.
•
Harga.
5. Jaringan distrubusi (distrubutiv network) menyediakan
jasa mengalokasikan dan mendistribusikan dari pada memproduksi dan mebeli
barang-barang, jaa dan informasi. Pengelompokan lainnya dari model e-business
adalah mengelompokkannya berdasarkan siapa yang berpartisipasi dalam transaksi
yaitu B2C (business to consumer) dan B2B (business to business). Empat
modelnnya adalah :
•
Toko online
•
Penyedia isi
•
Pengumpul isis atau pengagregasi isi
•
Penyedia infrastruktur.
MACAM-MACAM MODEL BISNIS.
1. Franchise
Model bisnis ini biasanya dikenal dengan sebutan waralaba. Konsep dari model ini adalah ketika ada seseorang ingin memulai bisnis, tidak perlu membuat bisnis sendiri dari awal. Cukup menggunakan model yang sudah ada dari brand tertentu, kemudian membayar uang kompensasi kerja sama.
Salah satu restoran terkenal yang menggunakan model ini adalah Mc.Donalds.
2. Marketplace
Di era digital sekarang, marketplace juga menjadi salah satu model bisnis yang sangat terkenal. Marketplace adalah business model yang mempertemukan antara penjual dan pembeli secara online dan biasanya menggunakan situs web ataupun aplikasi.
3. Dropship
Jenis model ini juga mengandalkan online dalam aktivitasnya. Biasanya, orang yang menjalankan jenis bisnis ini disebut sebagai dropshipper. Dropship dinilai keuntungannya relatif kecil, karena pendapatannya dihitung selisih modal untuk membeli produk dan harga yang diberikan kepada konsumen.

Business model ini menerapkan bisnis di mana pelanggan akan dikenakan biaya berlangganan untuk mendapatkan akses dari layanan tersebut. Waktu langganannya pun bermacam-macam, ada yang satu tahun, satu bulan, tiga bulan, dan lain-lain. Nah, di era digital saat ini, sudah banyak bisnis yang menerapkan model seperti ini. Contohnya, Netflix, Spotify,YouTube, dan lain-lain.
5. Manufaktur.
Dalam model bisnis ini, biasanya perusahaan atau pabrik akan membuat sebuah dan menjualnya untuk mendapatkan profit atau keuntungan. Saat melakukan penjualan, manufaktur akan langsung menjualnya kepada konsumen atau bahkan kepada pihak ketiga.
"Semoga penulisan ini dapat dipahami dan bermanfaat untuk kalian semua".
Link Youtube Kelompok 3:
Spesifikasi Layanan Model Bisnis
Sumber :
https://glints.com/id/lowongan/business-model/#.YH39B2czbIU
https://blog.zahiraccounting.com/apa-itu-model-bisnis-dan-seberapa-pentingnya/




Komentar
Posting Komentar